Perjalanan Ku Yang Pertama Kali nya di Gunung Bromo :(

Perjalanan Ku Yang Pertama Kali nya di Gunung Bromo :(
Travel

Kata orang Bromo adalah tempat yang sangat indah dan wajib untuk dikunjungi. Ke Malang ga afdol kalo ga ke Bromo. Aku sendiri yang orang malang belum pernah kesana, sebenernya itu sangat memalukan haha. Namun kali ini aku berkesempatan untuk mengunjungi tempat yang indah itu dan aku akan menceritakan perjalanan aku di Bromo yang sangat mengesankan. Niatnya mau berangkat tengah malem buat nikmatin sunrise disana, namun karena kita berangkat Cuma berdua dengan kendaraan roda dua membuat kita berpikir dua kali. Medan yang lumayan karena naik turun, gelap membuat kita sedikit takut (memalukan yaaa haha). Akhirnya kita berangkat pagi dan bukan pagi-pagi buta karena teman saya kesiangan hmm.

Bromo

Beberapa persiapan yang perlu diperhatikan sebelum keberangkatan yaitu:

  1. Baju yang kami gunakan, yaaa kebanyakan sekarangkan traveling buat di upload di media sosial. Agar terlihat menarik aku juga harus mempersiapan baju yang akan digunakan.
  2. Baju hangat. Baju hangat sangat penting karena ceritanya yang dikunjungi adalah area pegunungan. Otomatis tempatnya dingin dooong hehehe jadi kalian harus mempersiapan jaket, sarung tangan atau kupluk.
  3. Masker atau penutup mulut dan hidung sangat dibutuhkan karena perjalanan ke arah bromo sangat berdebu. Selain melindungi hidung dan mulut masker berguna untuk melindungi wajah agar makeup kalian tidak kotor. Piss
  4. Aku rasa semua pasti akan mendahulukan membawa ini, bisa kamera digital, DSLR atau kamera hanphone. Iyalaah jaman sekarang ini penting banget wkwk. Tapi percayalah sebagus apapun kameranya ga akan lebih indah hasilnya selain melihat langung dengan mata kepala. Maka dari itu berfotolah secukupnya dan nikmatilah apa yang kalian lihat disana, karena disana benar-benar menakjubkan.

Ada beberapa jalan yang bisa dilewati untuk menuju Bromo salah satunya dari arah malang daerah tumpang, kebetulan aku lewat sana, sejalan ke arah lokasi coban pelangi daerah Poncokusumo. Baru diperjalanan daerah poncokusumo aku sudah disuguhkan dengan pemandangan yang sangaaaaat indah. Pepohonan yang rimbun di lereng-lereng bukit, beberapa tanaman sayur yang ditanam sangat rapih membuat aku benar-benar terkagum dan tak berhenti mengucapkan tasbih. Subhanallah subhanallah subhanallah. Sepenjang perjalanan tak henti seraya melihat keindahan ciptaan-Nya. Dan itu benar-benar indah. Please dooong ini baru di daerah Poncokusumo. Belom di daerah bromo. Hahaha .

Next kita masuk di loket masuk area Bromo. Kami berdua dengan 1 speda motor dikenakan biaya Rp, 60.000,- terdiri dari Rp, 25.000,- per kepala, parkir Rp, 5.000,- dan rp, 2.500,- perkepala untuk asuransi kecelakaan area Bromo. Cukup terjangjau dengan keindahan pemandangan luar biasa yang akan kalian dapatkan. Masih perjalanan setelah melewati loket kalian masih akan disugukan pemandangan yang sangat luar biasa.

Baca Juga: Inilah kenapa meskipun mahal, iPhone tetap diburu.

Masih baru mau masuk gerbang area bromo aku udah bahagiaaaaa banget, aku kira yang aku lihat udah bromo ternyata masih belum. Tapi asli pemandangan udah indah banget wkwkw. Norak yaa, hahaha. bahkan aku udah ngerasa puas dengan pemandangan setengah perjalanan ini wkwkwk.

Ketika kalian sampe disana, aku jamin kalian ga sabar buat ngeluarin handphon atau kamera kalian. Aku sendiri pun demikian, ga sabar pengen putu-putu haha.

Kalian tau sendiri aku ratunya narsis. Langsung buka hp buat selpi dan putu-putu wkwk. Tapi pasti kalian juga akan demikian ketika berada ditempat yang indah. Tapi ingeeet keindahan mata tidak bisa disamakan dengan kamera. Sebagus apapun kameranya sebagaus apapun jepretannya yang kalian liat langsung dengan mata lebih indah dibanding apapun. Jadi berusahalah untuk menikmatinya dan jangan sibuk poto-poto ajaa hehe.

Please dong ini emang keren banget. Ini foto belom masuk ke gerbang bromo dan aku udah seneng banget dan ngerasa ini indah banget. Antara katro dan norak yak hahaha. nanati di jalan ini ada pertigaan ada yang menuju ke arah Bromo dan yang satulagi menuju ke Semeru. Dan sangking girannya aku kira yang aku lihat ini udah bromo, padahal belooom hahaha.

Nah….. dijalan setelah ini kalian masuk yang jalan menuju arah Bromo. Kalian akan nemuin tempat yang bagus banget buat poto-poto. Ingeeet kalian harus menjaga alam disekitar yaa, dengan tidak merusak dan membuang sampah pada tempat-tempat yang telah disediakan.

Yeah… aku ga bisa berhenti membagikan putu-putu saya disana, karena disana emang indah banget. Biar kalian pengen juga. Dan buat yang udah pergi kesana biar kalian bisa mengeneng atau mengingat-ingat pas kalian lagi disana hahah. Please jangan protes pas aku lagi bagiin beberpa photo lagi hehehe pissss.

Kalo ini photograpernya emang keren. Berasa kayak dimanaaaa gitu wkwkwk. Hmmm rasanya kaya pengen sana lagi. Daaaaaaaan setelah dari tempat ini tantangan baru akan dimulai. Buat yang kesana bawa mobil that no problem. Tapi buat kalian yang pergi kesana bawa motoor ini tantangan yang lumayan berat. Emang berat dari mana siih? Jika kalian bertanya seperti itu, maka sekali-kali kalian harus mencoba kesana dengan mengendari motor. Karena kalian akan mengendarai motor kalian di medan yang berpasir. Jika kalian bertanya, Emang seberat apa siih jalan berpasir?. Tinggal jalan ajaa!. Haloooow. Serius ini sedikit susah dan sedikit tegang, karena kalian bisa jatuh kapanpun karena medannya (buat yang ga bisa kayak aku siih) wkwkwk. Keliatannya aja yang rataaa, tapi sebenernya pasir ini membuat pengendara harus extra seimbang. Hmmm susah diungkapkan dengan kata-kata daah wkwkw. Pokonya harus hati-hati yaa. Jaga keselamatan.

Setelah berjalan beberapa kilometer jalan berpasir kalian akan melewati bukit teletubis. Tapi aku tidak berkunjung kesana huhu karena tujuan kita emang bromonya aja hehe. Next perjalanannya emang sedikit jauh dan cukup melelahkan karena medan yang kita lalui tapiii di sepanjang perjalanan dikelilingi lereng rumput dan pasir yang cantiiik banget, membuat perjalanan menjadi sedikit tidak terasa. Dan kita sampai di lautan pasir (karena emang keliatan pasir dimana-mana (hanya pasir) ditambah angin yang kenceng membuat pasir dan debu berterbangan bagaikan ombak gituu. Mungkin itu alesan orang-orang menyebutnya lautan pasir hehe.

Nah itu beberapa bagian foto di pasir berisik. Cucmew kan (cucok meong) hahaha. Dari sepanjang perjalanan aku di Bromo harusnya bisa dibuat spot untuk foto, karena emang tempatnya indah dan disekeliling perjalanan pemandangannya nyejukin mata broh, dari lereng, tebing rumput, pasir dan pepohonannya. Hanya saja akan membutuh waktu yang lama kalo sedikit-sedikit berhenti untuk foto. Jadi cukup nikmatin aja setiap perjalannannya. Abadikan moment sebutuhnya aja, sewajarnya aja karena keindahan pas liat dengan mata langusng ga ada duanya broh hehe.

 

Nah tepat dibelakang saya ini, adalah lokasi menuju ke kawah gunung bromo, disana bagus gaes, Cuma aku ga kesana huhu soalnya ngejar waktu dan aku memilih untuk ke penannjakannya agar aku bisa melihat gungungnya dari atas hehe.

Aku emang punya banyak tingkah dan ga bisa diem, kalo istilah jawanya “pencilaan, prtakilan” haha. Tapi gapapa yang penting bahagia, betul tidaaak, hihi. Jadi lakukan apapun yang membuat kalan bahagia. Karena itu kunci kehidupan di dunia, tapiii ya kalian harus tau membedakan mana yang baik dan buruknya. Okee!!!.

Yang ini aku diarea penanjakan, bagus banget serius ga bohong. Dari bawah dan tengah perjalanan masih keliatan, tapi pas udah nyampe puncaknya nasib ketutupan sama kabut, soalnya pas waktu itu mendung dan sedikit gerimis jadi kita tidak bisa melihat gunugn bromo dari puncak huhu. Semoga kalian yang nanti kesana beruntung dapat lihat yaa. Tapi kalian harus tauu, disini jalannya agak sedikit serem gaes, maksudnya sedikit berbahaya. Jalannya menanjak banget, jadi kalian harus extra berhati-hati, entah saat naik maupun turun. Pas jalan turun untuk kalian yang menggunakan kendaraan roda dua jangan lupa sesekali untuk istirahat sejenak, biar kampas rem kalian ga panas dan blong. Pokonya selalu utamakan keselamatan yaaa, berhati-hati dan banyak berdoa.

Dan setelah dari sini kita langung mutusin untuk langsung pulang. Dan itulah akhir perjalanan aku di Bromo, dan kita pulang lewat jalur malang gaes, jadi kembali ke jalan yang kita berangkat tadi. Karena sebenernya ada beberapa jalan yang bisa dilewati selain jalur malang, salah satunya ke arah pasuruan. Seperti yang aku ceritain dari awal, perjalanan menuju kesini emang disuguhkan sama pemandangan yang alam banget, bagus banget, dari alamnya lereng, jurang sampai pada ladang-ladang petani yang tertata indah banget, ini sebenernya spot yang bagus juga buat foto-foto. Dan akhirnya ditengah perjalanan ada sedikit foto yang cucmew juga hehe.

Bagus kan, pemandangannya emang bagus dan alami banget hehe. Sekian perjalanan aku di Bromo, sampai ketemu di perjalanan berikutnya. See you muaah.

Related posts

Ke Kota Hujan? Jangan Lewatkan Oleh-Oleh Khas Bogor Ini!

Oyi News

Destinasi Wisata Pemandian Air Panas di Indonesia

Oyi News

Goes To Coban Talun?? Here I Come

Oyi News

Leave a Comment