Mengungkap Misteri Tentang Segitiga Bermuda

Mengungkap Misteri Tentang Segitiga Bermuda
OyiNews

Mengungkap Misteri Tentang Segitiga Bermuda-Sudah lebih 1 Abad lamanya Segitiga Bermuda, Di kenal dengan tempat Paling Misterius di muka Bumi. Segitiga Bermuda merupakan momok bagi para pelayar dan juga pilot yang akan melintasinya. Sampai saat ini baik pelayar maupun pilot tak ada yang berani Mengungkap Misteri Tentang Segitiga Bermuda. Bahkan harus berpikir 2 kali untuk melewatinya. Segitiga Bermuda berada di deretan laut yang berada di sebelah selatan Amerika Serikat, dengan titik sudut Miami (di Florida), Puerto Rico (Jamaica). Segitiga bermuda ini, telah bertahun tahun memiliki kisah misteri yang tak terpecahkan. Mulai dari mitos datangnya Dajjal, hingga temuan temuan aneh yang berasal dari dasar laut Segitiga bermuda. Serta berbagai hal Misteri yang telah tercatat oleh pengelana maupun penemu seperti Christopher Columbus.

Mengungkap Misteri Tentang Segitiga Bermuda

Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa tragedi hilangnya kapal dan pesawat sering terjadi di Segitiga Bermuda ini?

Ada juga yang menyatakan, bahwa hilangnya kapal maupun pesawat merupakan peristiwa yang ganjil. Dimana pesawa dan kapal tersebut memasuki tata ruang menuju dimensi lain dan ada juga yang ingin Mengungkap Misteri Tentang Segitiga Bermuda.

Baca Juga : Kok Bisa Sampai Salah Ambil Jurusan? Simak Cara Menyikapi salah Mengambil Jurusan Kuliah Ini

Setelah merenggut banyak korban hanya dalam satu abad terakhir ini, misteri dibalik segitiga bermuda akhirnya terungkap. Apa saja penyebab sebenarnya yang terjadi?

killer clouds

Killer clouds merupakan fenomena cuaca yang aneh, dan merupakan kejadian langka sepanjang sejarah. Terjadinya Killer clouds karena kondisi atmosfer yang tak biasa terjadi. Akibat terlalu banyak emisi berbahaya dekat permukaan Bumi, killer cloud juga bisa menghancurkan apa saja. Batas tercepat pergerakan killer cloud bisa mencapai 273,6 km/jam, lebih cepat daripada Bom udara. Kejadian terburuk yang diakibatkan killer cloud pernah terjadi pada musim panas tahun 1783 di Eropa. Saat itu kecepatan killer cloud di perkirakan mencapai 426,5 km/jam dan menewaskan hampir 23.000 jiwa di Inggri.

Penemuan Gas Metana

Penemuan Gas metana yang telah diteliti oleh Professor Joseph Monaghan yang di bantu rekannya David May saat melakukan penelitian di Monash University, Melbourne, Australia. Mereka mengungkapkan bahwa, terdapat Gas Metana yang terletak di kawah bawah laut di dasar Laut Barents. Gelembung gas metana yang muncul dari permukaan air dapat menurunkan gaya apung di lautan, apapun benda yang mengapung jika terkena gas Metana akan tenggelam juga, sama halnya dengan kapal yang tenggelam di Segitiga bermuda. Kapal – kapal yang tenggelam di Segitiga bermuda tak lain di karenakan gas Metana.

Di bawah tekanan besar dari air laut, gas metana yang terjebak di dasar laut Barents biasanya dalam kondisi normal. Tapi, karena pemanasan dari air laut gas metana bisa berubah menjadi gas Hidrat. Gas hidrat dalam kondisi besar dapat membuat atmosfer di udara tidak seperti biasa, gas hidrat dalam jumlah banyak dapat berubah menjadi cyclops ataupun juga killer cloouds.

Related posts

Cara Membuat Bisnis Online Berkembang

Oyi News

Bagaimanakah cara memulai hari pertama masuk kerja ?

Oyi News

Tips dan Trik Meningkatkan Jenjang Karir Di Kantor

Oyi News

10 comments

Leave a Comment