Saatnya Supporter Indonesia Meniru Supporter Inggris

Saatnya Supporter Indonesia Meniru Supporter Inggris
Sport

Saatnya Supporter Indonesia Meniru Supporter Inggris – Dua pekan lalu Dunia Sepak Bola Indonesia kembali berduka. Haringga Sirla tewas karena dikeroyok oleh Oknum Suporter Persib. Kejadian ini terjadi menjelang pertandingan antara Persib Bandung dengan Persija Jakarta, yang berlangsung  di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Pada 23 September 2018 dalam laga Gojek Liga 1, bersama Bukalapak.

Kejadian ini menambah rentetan jumlah suporter yang tewas,  dilansir dari batamnews.co.id pada 24 September 2018 lalu. Setidaknya terdapat 60 suporter tewas saat hendak menyaksikkan tim kebanggaannya yang akan berlaga pada dua dekade terakhir ini.

Saatnya Supporter Indonesia Meniru Supporter Inggris

Tentu saja hal ini menimbulkan duka yang terdalam bagi pecinta sepak bola Nasional, tak terkecuali mantan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Melalui unggahan akun instagram pribadinya beliau mengucapkan bela sungkawa dan menyesalkan tindakan oknum Bobotoh yang menganiaya Haringga.

Penghentian Liga 1 Gojek

Akibat dari kejadian tersebut, PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) menyatakan telah menghentian Liga 1 hingga kurun waktu yang tidak ditentukan. Konsekuensi ini memang  harus diterapkan sampai situasi membaik.

Baca Juga : Menulis Buku harian ternyata ada manfaatnya loh!

Kasus ini mengingatkan tragedi Heysel, yang pernah terjadi di Inggris tahun 1980-an. Kerusuhan antar supporter itu berlangsung kurang lebih satu jam sebelum kick off. Dari kejadian tersebut menewaskan setidaknya 39 orang dan 600 orang luka luka. Ini dianggap sebagai kejadian terburuk sepanjang sejarah persepak bolaan Inggris. Akibat dari peristiwa tersebut, Federasi Sepak bola (UEFA) melarang semua klub asal Inggris ikut serta dalam kompetisi Eropa selama lima tahun.

Saat itu, Inggris sedang dipimpin oleh Perdana Menteri Margaret Thatcher atau yang memiliki sebutan Iron lady. Beliau sampai membentuk “Kabinet Perang “ untuk menangani kasus Hooliganism . Hooliganism yaitu kebiasaan suporter membentuk gerombolan pembuat onar dengan sengaja. Hooliganism adalah sebuah sikap untuk menentang ketidakadilan sosial terhadap kebijakan ekonomi politik Thatcher setelah dilantik menjadi perdana menteri di tahun 1979.

Menteri dalam negeri Douglas Hurd, akhirnya mengajukan undang – undang perizinan yang lebih ketat, penuntutan cepat, hukuman yang berat dan penyempurnaan prosedur kepolisian untuk menangulangi kerusuhan yang terjadi semacam hooliganism. Sehingga Inggris mengalami penurunan tajam terhadap kerusuhan suporter. Sampai saat ini di Inggris memilki liga terbaik dunia yaitu Premier League dimana pemain – pemain kelas dunia berkarir.

Saatnya Supporter Indonesia Meniru Supporter Inggris

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Seharusnya, inilah Saatnya Supporter Indonesia Meniru Supporter Inggris, yang dianggap mampu menangulangi kasus – kassus serupa dan berubah menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.

Related posts

Indonesia Kalah Dari UEA Lewat Drama Adu Penalti

Oyi News

Dibalik Di selenggarakannya Lomba 4 Tahunan Asian Games

Oyi News

Ingin Memiliki Tubuh Atletis? Wanita Mana Yang Tidak Gemas

Oyi News

10 comments

Leave a Comment